BEASISWA PPA

TUJUAN

  1. Mendorong mahasiswa  penerima  untuk  lebih  berprestasi  baik  kurikuler,  ko- kurikuler, maupun ekstrakurikuler serta memotivasi mahasiswa lain untuk lebih berprestasi
  2. Memberikan penghargaan bagi mahasiswa yang berprestasi
  3. Mengurangi  jumlah   mahasiswa   yang   putus   kuliah,   karena   tidak   mampu membiayai pendidikan

KETENTUAN UMUM

  • STATUS CALON PENERIMA
  1. Calon penerima adalah mahasiswa yang terdaftar pada perguruan tinggi pengelola beasiswa PPA  di  lingkungan  Kementerian  Riset,  Teknologi  dan  Pendidikan Tinggi
  2. Calon penerima harus terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD- Dikti)
  3. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma atau Sarjana.
  • DURASI

Beasiswa  PPA  diberikan  kepada  mahasiswa  aktif  berdasarkan  periode  tahun anggaran berjalan dan diberikan untuk pertama kalinya sekurang-kurangnya selama 6 bulan.

  • KUOTA DAN BESARNYA BEASISWA PPA
  1. Kuota calon penerima pada setiap perguruan tinggi negeri dan Kopertis ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan;
  2. Kopertis dalam mendistribusikan kuota kepada  perguruan tinggi  swasta di wilayahnya harus mempertimbang kan jumlah mahasiswa, prestasi dan ketaatasasan perguruan tinggi;
  3. Besarnya harga satuan beasiswa adalah Rp. 400.000,00 (empat ratus  ribu rupiah) per mahasiswa per bulan.

 

  • PERSYARATAN

Diberikan kepada mahasiswa:

  1. Jenjang S1/Diploma IV paling rendah pada semester II dan paling tinggi pada semester VIII dan masih menjadi mahasiswa aktif sekurang-kurangnya  6 bulan tahun anggaran berjalan.
  2. Diploma III, paling rendah pada semester II dan paling tinggi pada semester VI.

Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Direktur/Ketua atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:

  1. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;
  2. Fotokopi transkrip nilai yang disahkan oleh pihak perguruan tinggi dengan IPK minimal 3,00;
  3. Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya pada bidang ko-kurikuler dan/atau ekstra kurikuler (jika memiliki);
  4. Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;
  5. Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan/Departmen;
  6. Persyaratan lain yang dapat ditambahkan oleh perguruan tinggi.

Perguruan tinggi negeri/kopertis, karena alasan atau kondisi tertentu dapat menambahkan  ketentuan, termasukmengubah batas IPKterendahdengan pemberitahuan kepada Ditjen Belmawa dan pemberian kepada mahasiswa program Diploma IIyang ditetapkandenganSKRektor/Direktur/Ketua/Koordinator Kopertis. Untuk pemberian kepada Mahasiswa Program Diploma II, harus dengan persetujuan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

  • PENETAPAN

Apabila calon penerima melebihi kuota yang telah ditetapkan, maka perguruan tinggi  dapat  menentukan mahasiswa  penerima  sesuai  dengan  urutan  prioritas sebagai berikut:

  1. Mahasiswa yang memiliki IPK paling tinggi;
  2. Mahasiswa yang memiliki prestasi pada kegiatan ko-kurikuler atau ekstra kurikuler (penalaran, minat, bakat dan organisasi kemahasiswaan);
  3. Mahasiswa yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.